Sepakat Damai Demi Perda Difabel

0 Komentar
Perwakilan Perpenca Jember Kusbandono, bertemu langsung dengan Dekan FH Unej Nurul Ghufron sepakat damai (cw2)

Fakultas Hukum Universitas Jember (FH Unej) dan Persatuan Penyandang Cacat (Perpenca) Jember sepakat damai demi terwujudnya Perda bagi kaum difabel. Kesepakatan tersebut terlaksana saat perwakilan Perpenca Jember yang diwakili Kusbandono, bertemu langsung dengan Dekan FH Unej Nurul Ghufron. Menurut Nurul Ghufron, perwakilan Perpenca Jember Kusbandono langsung datang menemui dirinya tanpa ada undangan apapun.”Tujuan kedatangan dari perwakilan Perpenca Jember tersebut, adalah sebagai bentuk klarifikasi saling meminta maaf terkait tudingan kemarin (dugaan NA Dissabilitas copypaste),” ujar Ghufron, Jumat siang (7/10).

Ghufron menyampaikan, kemarin sempat muncul polemik terkait tudingan dari Perpenca Jember mengenai Naskah Akademik dan Draft Raperda Penyandang Dissabilitas yang disebut sebagai bentuk copy paste dari hasil penelitian Ketua Dewan Penasehat Perpenca Jember Asroul Mais. “Namun hal tersebut tidak terbukti, dan masalah tersebut sudah clear,” tuturnya. Diakui Ghufron, tudingan dari Perpenca Jember kemarin, sempat menjadi perbincangan di kalangan akademisi Unej.”Unej sangat menjunjung tinggi nilainilai akademis. Sehingga jika ada yang berbuat plagiasi, pasti akan mendapatkan sanksi hukuman berat,” tegasnya.

Ghufron menjelaskan, dalam kesempatan pertemuan antara perwakilan Perpenca Jember dengan Dekan FH Unej tersebut. Menyepakati bersama untuk mengawal Raperda bagi Penyandang Dissabilitas ini. “Kami menganggap hal kemarin tersebut adalah hal yang biasa, karena merupakan dialektika konsep dan teori. Pada akhirnya kami memiliki satu pemahaman untuk bersama menyusun naskah akademik ini,” jelasnya. Ghufron menegaskan, Perpenca Jember akan diberikan kesempatan besar untuk ikut memperbaiki NA Dissablitias itu. “Karena kami juga mengakui, jika NA yang kami susun masih jauh dari kata sempurna,” ucapnya. Sehingga pihaknya membutuhkan masukan dari masyarakat dan stakeholder yang lain untuk bisa menyempurnakan draft dan NA dari Raperda ini. Sehingga diharapkan, lanjut Ghufron, kaum difabel Jember dapat memberikan masukan untuk tercapainya Perda Dissabilitas ini. “Nantinya yang menjadi objek adalah kaum dissabilitas sendiri, sehingga mereka lebih tahu dan memahami apa yang mereka butuhkan untuk diterapkan kedepannya oleh pemerintah daerah,” ulasnya.

Dengan sinergi ini, Ghufron menjelaskan, nantinya akan dapat dilakukan proses penyesuaian konsep dan permasalahan secara utuh. Antara Perpenca Jember dan FH Unej bersepakat untuk mempercepat proses perbaikan dan penyusunan dari NA dan draft Raperda Penyandang Dissabilitas ini. “Agar dapat segera disahkan, dan ditetapkan segera menjadi Perda. Kami ingin agar segera dilakukan pembahasan Raperda ini. Kami pun juga berharap, Kabupaten Jember segera memiliki Perda bagi penyandang dissabilitas,” tegas Ghufron. Dengan motivasi dan harapan yang sama inilah, imbuh Ghufron, semua pihak dapat mengesampingkan ego untuk yang terbaik bagi Jember. “Khusunya juga, bagi Perpenca sendiri. Proses kemarin itu adalah kerikil. Kami tidak pernah menganggap hal tersebut adalah penghalang untuk mewujudkan Perda Penyandang Dissabilitas di Jember,” imbuhnya. Kaum difabel Jember, kata Ghufron, sudah berjuang begitu lama untuk bisa memiliki Perda ini. “Mereka sudah ber- juang untuk mengusulkan sejak 2003 lalu, namun baru dis- epakati dan masuk dalam Program Legislasi Daerah pada 2016 ini. Harapan kaum difabel sudah didepan mata, jangan sampai hal tersebut dirusak,” pungkasnya. (cw2)




100 Komentar


  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

Foto

+

MEMOTIMUR


Copyright @ 2017 Memo Timur Powered by mascitra.com | Konsultan IT, All right reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Info Iklan · Privacy Policy · Disclaimer