Kulit Kesat Setelah Cuci Muka Tanda Wajah Sudah Bersih? Ini Faktanya

0 Komentar

Jakarta - Kulit wajah kesat setelah cuci muka selalu dianggap sebagai tanda kulit bersih dan bebas dari kotoran. Namun benarkah demikian?

Menurut dokter spesialis kulit Melyawati Hermawan, kulit kesat bukanlah indikasi bahwa kulit wajah telah merasakan dampak positif dari ritual cuci muka. Malah sebaliknya, kulit sedang dalam kondisi bahaya.

"Kulit kesat justru menandakan kulit kering. Sayangnya masih banyak orang yang puas jika kulitnya kesat setelah cuci muka karena merasa kulitnya bersih," kata Melyawati saat peluncuran Dove Facial Foam di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017). 

Baca juga: Setahun Tak Cuci Muka Pakai Sabun, Kondisi Wajah Wanita Ini Mengejutkan

Ia mengatakan, kulit kesat bisa disebabkan oleh pemakaian produk pembersih wajah yang salah atau teknik membasuh wajah yang tidak tepat. 

Mengecek wajah setelah cuci muka. Mengecek wajah setelah cuci muka. Foto: Thinkstock


Pembersih wajah yang dimaksud Melyawati adalah produk dengan kandungan surfaktan yang tinggi. "Surfaktan memang dibutuhkan untuk mengikat kotoran. Tapi sayangnya, surfaktan akan merusak komponen-komponen baik bagi kulit seperti protein dan lipid atau minyak yang berfungsi melembapkan kulit," papar Melyawati. 

Maka, lanjut dia, sangat disarankan untuk memilih produk pembersih wajah yang minim kandungan surfaktannya sehingga dapat membersihkan kulit secara maksimal tanpa merusaknya. Produk tersebut sebaiknya juga mengandung bahan-bahan yang menutrisi kulit sehingga kelembapan kulit tetap terjaga. Seperti diketahui, kulit kering merupakan sumber permasalahan kulit, mulai dari kulit kusam hingga iritasi. 

Baca juga: Wanita Coba Tiru Adegan Iklan Sabun, Hasilnya Malah Bikin Tertawa 

Cara mencuci wajah juga perlu mendapat perhatian. Diungkapkan Melyawati, masih banyak orang yang langsung mengaplikasikan pembersih wajah, tanpa menjadikannya berbusa dulu dengan air di telapak tangan. "Itu salah. Pembersih wajah perlu dicampur air dan dibuat berbusa dulu untuk mengurangi konsentrasi zat yang berbahaya bagi kulit," jelas Melyawati.



(dng/ays)


Baca Juga



100 Komentar


  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

  • ...
    Administrator info@mascitra.com 1 jam yang lalu

    Tulisan komentar disini

Foto

+

MEMOTIMUR


Copyright @ 2017 Memo Timur Powered by mascitra.com | Konsultan IT, All right reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Info Iklan · Privacy Policy · Disclaimer